Month: July 2025

DAMPAK KEMARAU PANJANG, PPNP GELAR SHALAT ISTISQA

Keluarga besar Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) bersama masyarakat sekitar kampus, menggelar shalat minta hujan atau shalat Istisqa. Seluruh warga kampus dan masyarakat bermohon kepada Allah SWT, agar kemarau panjang berakhir dan hujan yang membawa berkah segera turun.

 

Shalat Istisqa ini dilaksanakan di lapangan hijau kampus PPNP Tanjung Pati, Kamis pagi (24/7/2025). Yang bertindak sebagai Imam dan Khatib, Ustadz Abdurrahman Abu Utsman dari rumah Tahfizh Masjid Assalam dan Masjid Muhammad Hatta Sarilamak.

Direktur PPNP Ir. John Nefri, M.Si hadir langsung dengan didampingi oleh jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta masyarakat sekitar kampus yang cukup antusias berpartisipasi. “Melalui ikhtiar ini, mari kita bermohon kepada Allah, sehingga segala dosa dan kesalahan kita diampuni Nya, terhindar dari bencana, dan segera diturunkan hujan,” harap John Nefri.

 

Kemarau panjang yang berlangsung hingga bulan Juli ini, sangat berdampak pada kondisi warga berupa cuaca panas, kekeringan dan kesulitan air, serta banyak terjadinya kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Lima Puluh Kota.

 

Semoga Allah SWT akan membuka keberkahan dan kenikmatan langit maupun bumi, jika kita bermohon kepada-Nya, Aaamiiin

 

Humas PPNP

KEMBANGKAN TEKNOLOGI MELALUI KOLABORASI PENTAHELIX, PPNP LAKSANAKAN DISEMINASI TEKNOLOGI PELLET PAKAN KOMPLIT UNTUK PENGGEMUKAN SAPI POTONG

Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) kembali menunjukan komitmennya untuk mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional melalui program kampus berdampak, dengan mengadakan kegiatan diseminasi Teknologi Pellet Pakan Komplit Untuk Pengemukan Sapi Potong. Pellet Pakan Komplit Untuk Pengemukan Sapi Potong,  merupakan hasil riset Program Katalisator Kemitraan Berdikari di Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Tahun Anggaran 2025. Kegiatan desiminasi berlangsung di ruangan pertemuan Gedung Kuliah Bersama Kampus Tanjung Pati, Rabu (23/7/2025).

Prof. Dr. Ramayulis, S,Pt, MP, sebagai Ketua Peneliti, saat acara menyampaikan bahwa Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh melalui Jurusan Peternakan dan Kesehatan Hewan, mencoba mendorong terwujudnya sinergi dan kerjasama yang kuat antar lima elemen para pemangku kepentingan yakni akademisi, pemerintah, industri, masyarakat, dan media untuk menjadikan teknologi sebagai simpul dalam pertumbuhan ekonomi. Kerjasama ini lebih dikenal dengan istilah kolaborasi pentahelix. ”Harapan Hilirisasi teknologi melalui kolaborasi pentahelix agar mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi langsung melalui pengabdian masyarakat, riset aplikatif, kewirausahaan dan inovasi berbasis kebutuhan riil”, ujar Prof Ramayulis. Dengan kolaborasi yang bersatu padu, berkoordinasi serta saling berkomitmen dari pemangku kepentingan diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan potensi perekonomian Sumatera Barat.

Lebih lanjut, Prof. Ramayulis, menyatakan tujuan dari program ini untuk mendorong inovasi dan kemandirian ekonomi daerah melalui penguatan kemitraan antara satuan pendidikan vokasi dengan industri dan pemangku kepentingan. Pellet pakan komplit yang dihasilkan PPNP, merupakan hasil pengembangan teknologi pakan serat, konsentrat dan suplemen yang selanjutnya diformulasi sesuai kebutuhan nutrisi ternak dan dicetak dalam bentuk pellet. Pemberian pellet pakan komplit kepada sapi yang digemukan sejumlah 2-3 % dari bobot badan dan sapi tidak perlu lagi diberi rumput atau pakan tambahan lainnya. Produk ini siap dihilirisasi kepada masyarakat pengguna seperti industri peternakan sapi potong, industri pakan, kelompok peternak, dan pihak pengguna lainnya.

Wakil Direktur Bidang II Bidang Umum dan Keuangan PPNP, Ir. Irwan. A, M.Si. yang membuka secara resmi kegiatan diseminasi tersebut, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa untuk mendukung program kampus berdampak, diperlukan kolaborasi dengan semua pihak dan pemangku kepentingan, sehingga dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.  ”Program Kampus Berdampak kini menjadi arah baru transformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Perguruan tinggi tidak hanya sekadar menghasilkan lulusan unggul dan publikasi ilmiah, namun, diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang adaptif, inklusif, dan kolaboratif, kampus dituntut untuk tidak hanya berada dalam menara gading, tetapi hadir aktif menjawab tantangan sosial, ekonomi, hingga lingkungan di sekitarnya” ujar Irwan. A.

Kegiatan desiminasi ini juga dihadiri oleh Jajaran Pimpinan PPNP, Wakil Bupati Lima Puluh Kota, Ahlul Badrito  Resha, S.H,  Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Hubungan Internasional  Universitas Negeri Padang Dr, rer. Nat. Deski Beri, S.Si, M.Si,  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Peternakan Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, Kepala Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak (BPTU-HPT) Padang, Pengurus Asosiasi dan Ahli Nutrisi Pakan Indonesia (AINI) Wilayah Sumatera, Pengusaha dan Pegiat Peternak Sumatera Barat, dosen dan mahasiswa serta tamu dan undangan lainnya.

Diharapkan teknologi pellet pakan komplit merupakan solusi yang inovatif untuk menjawab kebutuhan teknologi di masyarakat dalam pengembangan sapi potong. Dan salah satu program kegiatan kampus berdampak Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang diwujudkan melalui hilirisasi teknologi hasil penelitian.

 

Humas PPNP

Kampus Berdampak, PPNP Jajaki Kerjasama dengan LPKA Kelas II Payakumbuh

Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP), Selasa (8/7/2025) mendapat kunjungan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) kelas II Payakumbuh yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Nofrizal beserta staf. Kunjungan yang dimaksud merupakan kunjungan awal penjajakan perjanjian kerja sama antara kedua lembaga dalam rangka pembinaan dan pelatihan keterampilan pertanian bagi anak binaan yang berada di LPKA Kelas II Payakumbuh. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Direktur PPNP John Nefri didampingi oleh Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama, Sentot Wahono, dan Koordinator Kerjasama, Perdana Putra, beserta staf.

Kepala LPKA Kelas II Payakumbuh, Nofrizal dalam hal ini menyampaikan harapan agar rencana kerja sama ini dapat diwujudkan dengan PPNP sehingga dapat mendukung program pembinaan kemandirian anak binaan melalui pelatihan pertanian secara berkelanjutan. Sehingga anak binaan yang ada di LPKA kelas II Payakumbuh mendapatkan keterampilan ketika menjalani masa pembinaan. Lebih lanjut Nofrizal menyampaikan bahwa dengan kegiatan koordinasi awal ini, juga untuk mendukung program Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait peningkatan keterampilan, kemandirian, dan pembinaan bagi warga binaan, serta penguatan sinergi dengan pihak eksternal untuk mendukung bidang ketahanan pangan.

Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif LPKA Kelas II Payakumbuh tersebut, Beliau menegaskan bahwa PPNP siap mendukung penuh proses pendampingan dan pelatihan dengan melibatkan dosen dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat. “PPNP sebagai Perguruan Tinggi Negeri Vokasi hadir untuk menjadi jembatan harapan. Kami ingin agar anak-anak binaan LPKA Kelas II Payakumbuh tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga semangat dan kepecayaan diri untuk membangun masa depan yang lebih baik, baik selama pembinaan maupun setelah mereka kembali ke masyarakat” ungkap John Nefri.

Lebih lanjut John Nefri menyampaikan bahwa kegiatan yang akan dikerjasamakan antara PPNP dan LPKA kelas II Payakumbuh, merupakan
salah satu program kampus berdampak, untuk mewujudkan nilai-nilai tridarma Perguruan Tinggi dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga kampus berdampak bukan sekedar jargon, melainkan spririt transpormasi dalam kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi.

Diharapkan rencana kerja sama ini dapat meningkatkan sinergi antar kedua instansi dalam mewujudkan dan meningkatkan bekal pengetahuan dan keterampilan warga binaan LPKA II Payakumbuh. Semoga!

 

Humas PPNP

Website Resmi PPID - PPNP © 2026 PPID.PPNP.AC.ID